Referral Berbasis QR: Cara Baru Melacak Penjualan Perumahan
- Tim HadirApp
- Produk , Properti
- 13 Sep, 2026
Bisnis properti hidup dari prospek. Tapi pertanyaan klasisnya selalu: dari mana prospek ini datang? Iklan mana yang berhasil? Agen mana yang berhak dapat komisi? Ketika jawabannya “kira-kira”, uang komisi bocor dan strategi marketing jadi tebak-tebakan. Aplikasi Perumahan dari HadirApp menjawabnya dengan referral berbasis QR.
Empat Pihak, Satu Alur
Aplikasi ini menghubungkan empat peran dalam ekosistem penjualan perumahan:
- Principal — pemilik/pengembang yang mengawasi keseluruhan.
- Perumahan — proyek yang dijual beserta unit dan informasinya.
- Perusahaan mitra — agen/instansi pemasar yang membawa prospek.
- Konsumen — calon pembeli rumah.
Bagaimana QR Bekerja?
Setiap sumber prospek — agen mitra, iklan digital, pameran properti, bahkan brosur — punya kode QR unik. Ketika calon pembeli memindai QR dan mendaftar, sistem otomatis mencatat dari mana ia berasal. Tidak ada lagi prospek yang “jatuh dari langit” tanpa jejak.
Manfaat yang Langsung Terasa
- Komisi adil — agen yang benar-benar membawa prospek tercatat sistem, bukan klaim lisan.
- Marketing terukur — bandingkan performa tiap kanal dari jumlah dan kualitas prospek yang dihasilkan.
- Perjalanan prospek terpantau — dari scan pertama, kunjungan, sampai booking, semua tahap terdokumentasi.
Dibangun di Atas Data Wilayah Indonesia
Aplikasi ini bahkan terintegrasi dengan dataset wilayah administratif Indonesia — dari provinsi sampai desa — untuk pencatatan lokasi perumahan dan prospek yang akurat.
Lihat bagaimana HadirApp membantu bisnis properti di hadirapp.com.
Tiga Data yang Harus Tercatat dari Setiap Prospek
Atribusi yang benar dimulai dari tiga data sederhana yang sering diabaikan:
- Sumber pertama — dari mana prospek mengetahui proyek (QR agen, iklan, pameran). Tanpa ini, komisi dan evaluasi marketing jadi tebak-tebakan.
- Waktu tiap tahap — berapa lama dari daftar ke survei, dari survei ke booking. Data ini menunjukkan tahap mana yang memperlambat penjualan.
- Hasil akhir — closing atau gugur, beserta alasannya. Pola kegagalan adalah pelajaran untuk proyek berikutnya.
Foto cover: Spacejoy di Unsplash